Alternatif Profesi Jika Ahok Kalah Pilkada di Putaran Kedua

Pilkada DKI Putaran Kedua, Alternatif Profesi Jika Ahok Kalah.  Pilkada serentak 2017 telah selesai digelar. Masing-masing daerah, dari mulai Tolikara hingga Aceh Utara telah mendapatkan pemimpin barunya. Tetapi tidak dengan Jakarta. Daerah yang layak mendapat gelar Pilkada Of The Year ini masih menyisakan putaran ke dua. Jadi pada tanggal 15 kemarin DKI baru melakukan penyisihan dan baru akan digelar babak final untuk menentukan siapa jawara Pilkada pada 19 April mendatang.

Sebenarnya saya menyayangkan peserta Pilkada Jakarta kali ini hanya ada 3 pasangan calon. Karena jika ada 8 atau bahkan 16 pasangan calon tentu Sumarno—selaku ketua KPU—bisa berimprovisasi agar Pilkada DKI dibuat sistem setengah liga. Hal ini memungkinkannya menyaingi Liga Champion dan tentu akan makin semarak.

Kembali pada soal Pilkada, pada putaran kedua nanti, dipastikan konstelasi politik akan semakin seru dan mendebarkan. Sentimen agama dan Ras yang sempat menguat beberapa waktu lalu juga diprediksi kembali memanas. Ditambah dengan posisinya yang saat ini sebagai terdakwa atas kasus yang amat serius (menodai agama) akan membuat posisi Ahok kedodoran.

Belum lagi, twittwar yang dilancarkan es beye, yang dipercaya memiliki daya hancur politik tinggi akan semakin memperkecil peluang Koh Ahok memenangkan Pilkada.

Untuk itulah, saya merasa perlu untuk memberikan usulan pada Koh Ahok jikalau nanti gagal bekerja sebagai gubernur. Bukan karena saya pendukung Ahok, tetapi lebih pada saya, yang hampir lulus ini, merasa senasib dengan Ahok. Yakni sama-sama segera harus mencari kerjaan lain.

Tentu saya tak mau, jika nanti harus saingan dalam wawancara kerja atau tes karyawan bersama Koh Ahok. Untuk itulah saya menawarkan alternatif profesi yang cocok digeluti kokoh jika kalah Pilkada nanti:

Yang pertama Kokoh bisa memilih menjadi Komika

Di beberapa kesempatan Koh Ahok menunjukkan bakatnya menjadi komika. Salah satunya saat mengocok perut para pendukung di hotel Pullman Jakarta 11 Februari lalu. Para simpatisan dibuat terkekeh-kekeh dengan aksi stand up comedy yang Koh Ahok bawakan. Betul memang faktor bahwa yang mendengarkan itu pendukungnya sendiri amat berpengaruh pada hadirnya tawa di sana. Tetapi Koh Ahok memang punya potensi dalam dunia lawak jenis ini. Percaya deh.

Ke depan, jika gagal dalam kompetisi Pilkada, Koh Ahok bisa ikut kompitisi Komika di Suci 7. Lumayan bisa dapat kulkas atau mesin cuci dari para juri. Selain itu jika menang bisa bawa pulang hadiah puluhan juta rupiah.

Dan jika benar nanti Koh Ahok ikut suci, saya sangat menanti-nanti momen saat Koh Ahok dikomentari oleh Om Indro begini, “ Menurut gua penampilan lo hari ini lumayan, Cuma closing punchnya kurang menggigit” kemudian Koh Ahok menimpali “Mengigit nenek lo”. Lalu (pasti) akan diiringi tawa dan tepuk tangan penonton.

Kokoh jug bisa mulai terjun dalam dunia Bisnis Online

Saat ini, dunia bisnis sedang bergerak menyambut era digital. Untuk itu, pilihan menjalani bisnis onlen menjadi sangat terbuka bagi siapapun, termasuk tentu Koh Ahok. Pengalaman Koh Ahok mengelola smart city dan e-budgeting akan sangat bermanfaat jika Koh Ahok mau menekuni bisnis ini.

Koh Ahok bisa memulai dengan bisnis paytren umpamanya. Selain sedang tenar, bisnis tersebut juga menjanjikan tingkat keberkahan yang tinggi mengingat pendirinya adalah seorang Ustadz terkenal. Koh Ahok hanya perlu modal tiga ratus lima puluh ribu rupiah dan sedikit ketlatenan untuk sering mengirim broadcast pada komentar sosmed maupun BC-an pada BBM.

Saran saya Koh Ahok tak perlu memaksa untuk menjual hijab apalagi handphone black market. Selain karena ga Ahok banget, hal tersebut juga akan membawa dampak buruk ke depan. Ingat Koh kamu ini pria Kristen, so amat tidak cocok jualan kerudung secara online mengikuti trand saat ini.

Tentu akan sangat ganjil jika nantinya akun instagram @basukibtp tiba-tiba mengunggah foto kerudung dengan menambahkan kepsyen “Barang baru girl. Bahan adem, murmer. Order ya sist”.

Atawa menjadi artis Youtube

Koh Ahok tentu sudah tidak asing lagi dengan youtube. Sejak lama Koh Ahok, lewat jajarannya di Pemprov DKI, rajin mengunggah video rapat maupun kegiatan lain di situs berbagi video tersebut bukan? Bahkan Koh Ahok harus bolak-balik ke pengadilan diselingi dengan demo jutaan umat manusia itu juga karena Youtube. Hal tersebut tentunya membuat Koh Ahok tidak perlu adaptasi lagi untuk menggeluti profesi sebagai artis youtube.

Genre video yang bisa Koh Ahok pilih juga amat luas, membentang dari video bergenre komedi (mengingat bakat sebagai komika tadi) hingga genre berat semisal tutorial olah vokal misuh-misuh untuk membungkam lawan bicara.

Bisa juga menjadi penulis buku

Gaya bicara Koh Ahok yang khas membuat Koh Ahok amat berpotensi menjadi seorang penulis yang banyak dicintai para pemamah buku. Koh Ahok hanya perlu menuangkan apa yang biasanya diucapkan ke dalam sebuah tulisan. Jika kesulitan, Koh Ahok bisa main ke Ruang Inkubator di Purwokerto. Di sini Koh Ahok bisa belajar menulis dengan Aef Nandi, Capunk, Atau langsung ke sahabat Agus Prasetio.

Apalagi jika Koh Ahok mendapat hidayah nanti, itu akan lebih memudahkan karier Kokoh sebagai seorang penulis. Saya bahkan berani menjamin Koh Ahok pasti bisa melahirkan buku-buku best seller. Kokoh hanya perlu menulis sebuah buku yang diberi judul, umpamanya, Pengakuan Mantan Pemeluk Kristen yang Menjadi Mualaf, atau Mantan Pemeluk Kristen Membongkar Kesesatan Ajaran Kristiani.

Setelah itu Kokoh bisa memilih, mau meneruskan menjadi penulis, atau banting stir menjadi pendakwah. Menggabungkan keduanya juga sangat mungkin. The choice is yours Koh!

Monggo atu dipilih salah satu ragam profesi di atas. Dijadikan sambilan juga boleh. Selamat mencoba Koh, semoga sukses!

Leave a Comment

Datasiana Reportasiana Swarasiana Translasiana
karangan bunga fadli zon
Meniru Hidup Hemat dan Sederhana dari Fadli Zon
jalan dan pahlawan
Mengenang Pahlawan dengan Nama Jalan
Jangan Bersedih
Jangan Bersedih, Ketawain Aja Keleus !
Usia 24 Bagi Seorang Perempuan
Yang Menyebalkan di Usia 24 Bagi Seorang Perempuan
Larangan Bersedih Bagi Jomblo di Republik Ngapak
Doa Pilihan untuk Jomblo
Lima Do’a Pilihan untuk Jomblo di Malam Takbiran
4 Gaya dalam Mencintai
4 gaya dalam mencintai yang Dilakukan Orang Modern ini
Lambang_PKI
Kebangkitan PKI, Diskusi, dan Musuh-musuh Imajiner Kita
Kesadaran magis
Dari Paradigma Reformasi ke Transformasi: Peta Kesadaran Freire
Renungan Calon Sarjana
Dari Bung Kris, untuk Calon Sarjana
sufi dan surga
Pesan dari Para Sufi tentang Amal Ibadah dan Surga
Malam Jum'at Sunnah Rasul
Malam Jum’at dan Sunnah Rasul bagi Jomblo
hijrah
Spirit Hijrah yang (bisa) Salah Arah
wanita zaman jahiliyah
Fakta Lain Seputar Derajat Wanita pada Zaman Jahiliyah dan Adab pada Keluarga Rasulallah
kegiatan temu pendidik
Inspirasi itu Mengalir dari Wadas Kelir
guru merdeka belajar
“ Mudik”, Merangkai Niat Baik dengan Semangat Kolaboratif
Pustaka Warga
Komunitas Literasi, Minat Baca, dan Kenapa Pustaka Warga