Bengkel Kreatif ‘Bob Rock Art’

Bengkel Kreatif Bob Rock Art

****

Ada sebuah cerita dari tetua, bahwa pada era pemerintahan jauh hari sebelum Rustriningsih berkuasa, Kebumen adalah salah satu kota di Indonesia yang memiliki program penanaman bibit kelapa yang disarankan kepada tiap terjadinya pernikahan.  Tujuannya ialah mempertahankan budaya menanam, dan menjaga komoditas unggulan yang bersumber dari kelapa.

Faktanya, sampai saat ini rentetan pohon kelapa masih saja melambai-lambai kala kita melintas hingga ke ujung pelosok kota yang ikonik dengan sarang burung lawet ini. Manfaat pohon kelapa dapat dipetik dari ujung daun sampai akar. Dan paling banyak dikonsumsi adalah buahnya.

“Degan”, begitu masyarakat lokal menyebut buah kelapa muda nan hijau ranum. Airnya diminum, menyegarkan. Daging buahnya, tak kalah banyak manfaat. Tapi, limbah bathok kelapa kadang terbuang percuma. Paling banter dijadikan arang untuk pembakaran.

Hal ini memicu Hasan cs a.k.a Ney Scuill untuk memulai memikirkan bahan limbah bathok kelapa menjadi sesuatu yang memiliki nilai jual lebih. Tahun 2014 menjadi  waktu bersejarah bagi crew bengkel kreatif Bob Rock Art.

Bob Rock Art berada di Desa legok, Kecamatan Pejagoan Kebumen. Banyak cerita dibalik pendirian bengkel ini. Menurut Hasan , salah satu penggagas bengkel mengatakan, ia dan teman-temannya mencoba membuat kegiatan yang positif, daripada nongkrong-nongkrong tidak jelas, apalagi nganggur tak beraturan. Hasan cs berupaya merubah penilaian masyarakat sekitarnya, tidak semua orang bertato itu identik dengan perilaku yang menyimpang. Dengan karya mereka menjawab.

Bob Rock Art diambil dari kata Bobrok yang artinya rusak dalam idiom jawa.  Nama itu yang jadi pengingat kalau kehidupan harus mengarah lebih baik, jangan malahan tambah rusak, dibarengi dengan sinau terus menerus memperbaiki diri, menata jalan hidup. Ungkap Hasan.

Bengkel kreatif Bob Rock Art membuat aneka hasta karya yang sebagian besar bahan baku dari limbah bathok kelapa dan batu akik yang sudah dimodif sedemikian rupa. Tak jarang orderan datang dari luar Indonesia. Hal semacam ini yang semakin membakar semangat pemuda Legok membara.

Akhi-akhir ini, setiap minggu di Car Free Day alun-alun kota Kebumen mereka menggelar stand pameran stand hasil kerajinan. Buat kamu yang penasaran, sila follow instagramnya aja. Di www.instagram.com/neyscuill .

 

About The Author

Reply

Datasiana Reportasiana Swarasiana Translasiana
Menilik Perjalanan Secangkir Kopi
Sekuler, Akar Istilah dan Perdebatan-perdebatan yang Menyertainya
Memo untuk Washington
Syarat Menikah itu Ada Pasangan, Mblo!
Cara Mudah Move On dari Mantan yang Sudah Kadung Dicintai ala Sigmund Freud
Yang Menyebalkan di Usia 24 Bagi Seorang Perempuan
Larangan Bersedih Bagi Jomblo di Republik Ngapak
Kebangkitan PKI, Diskusi, dan Musuh-musuh Imajiner Kita
Dari Paradigma Reformasi ke Transformasi: Peta Kesadaran Freire
Dari Bung Kris, untuk Calon Sarjana
Pesan dari Para Sufi tentang Amal Ibadah dan Surga
Malam Jum’at dan Sunnah Rasul bagi Jomblo
Spirit Hijrah yang (bisa) Salah Arah
Fakta Lain Seputar Derajat Wanita pada Zaman Jahiliyah dan Adab pada Keluarga Rasulallah
Memo untuk Washington
Melihat Lebih Jernih Kehidupan Kelas Dua Kota Jakarta dengan Mata Jiwa
Inspirasi itu Mengalir dari Wadas Kelir
“ Mudik”, Merangkai Niat Baik dengan Semangat Kolaboratif