4 Golongan Kawan dalam Menyikapi Reshufle

Genderang reshufle telah ditabuh, Om Jokowi telah resmi mengumumkan perombakan kabinet jilid dua. Tak ayal, langkah presiden mereshufle para menterinya ini mendapat tanggapan beragam dari masyarakat. Reshufle yang telah lama diisukan dan diramal ini membuat jagad watsapp dan BBM saya bergejolak. Facebook juga tak mau ketinggalan, berbagai postingan mencibir, memuji, dan atau berlaku biasa-biasa saja terhadap langkah Om Jokowi ini.

Nama-nama seperti Sri Mulyani, Anies baswedan, Sudriman Said, Wiranto, hingga Puan Maharani menjadi bahasan utama. Mereka dikupas habis dalam bentuk yang rupa-rupa warnanya.  Isu seperti kembalinya Sri Mulyani ke pangkuan ibu pertiwi yang menandakan kembalinya jangkar neolib, keluarnya Anies Baswedan yang diduga didzolimi Om Jokowi, hingga meme peremPuan Maharani yang selalu benar hilir mudik mengisi timeline facebook.

Tapi bukan kesemua hal itu yang membuat reshufle kali ini menarik bagi saya. Adalah terkuaknya pekerjaan sampingan kawan-kawan saya yang ternyata pengamat politik semua, itulah sisi menarik reshufle kali ini. Dan berikut saya uraikan dengan segenap pendalaman dan penjiwaan yang semurni-murninya 4 golongan kawan saya dalam membaca realitas politik Presiden.

Optimistik

Golongan ini rata-rata diisi oleh mereka yang sejak awal mendukung Om Jokowi. Merekalah relawan Jokowi yang sepertinya memang sudah dinash-kan menjadi pendukung setia Jokowi. Pada apapun keputusan Jokowi mereka senantiasa mendukung dan membangun optimisme publik.

Tidak bisa kita pungkiri, ditengah era persaingan dan kondisi yang serba sulit ini memang membuat kita merasa hanya punya sedikit harapan hidup. Jika tak dibarengi optimisme kok rasanya mending melarikan diri ke dunia pokemon saja ketimbang harus mengundi peruntungan untuk mengisi 100 pos PNS yang diperebutkan ratusan ribu sarjana baru itu.

Mereka yang masuk golongan ini umumnya mengganggap apa yang dilakukan Om Jok sudah tepat. Reshufle, bagi mereka, bukan hanya soal menjaga kinerja kementrian tetapi juga tentang stabilitas nasional. Dan orang-orang yang masuk dalam kabinet pasca reshufle punya kompetensi untuk itu. Lagi pula, harapan baru memang paling gampang disematkan pada orang baru bukan? Nah makanya buang saja mantanmu *ngeenghh

Pesimistik

Bumi dan segala isinya memang dicipta berpasang-pasangan. Ada siang ada malam, ada bumi ada langit, ada aku ada kamu. Maka jika ada segolongan umat yang optimistik bisa dipastikan ada golongan lain yang pesimistik.

Golongan itu yang menganggap reshufle kali ini adalah blunder Sang Presiden. Bagaimana tidak, Presiden dengan atau tanpa kesadaran telah mendepak sosok kharismatik dan ngganteng seperti Kanda Anies Baswedan. Mencopot menteri setangguh Rizal Ramli, dan malah mempertahankan Mbak Puan yang konon sakti mandraguna itu.

Saya tidak mengatakan bahwa golongan ini embrionya berasal dari basis pendukung Prabowo saat pilpres lalu loh ya. Tapi yang jelas kelompok ini ngarep banget supaya Om Jok salah langkah. Syukur bisa kalau akibat salah langkah ini negara cheos, masyarakat berbondong-bondong turun ke jalan menguasai camp-camp militer dan tampuk kepemerintahan berganti. Widiiiiiihh

Konspiratif

Saya tidak tau pasti apakah detektif Conan itu kelahiran Jepang, Sumenep, Mblora, atau malah Pandeglang. Tetapi yang pasti di Indonesia ini banyak sekali ditemukan genologi detektif yang insting keintelejenannya begitu tinggi. Dunia telik sandi tampaknya sudah memasyarakat di Indonesia, terutama bagi mereka yang gemar berdakwah di media sosial. Plis jangan tanya apa hubunganya dakwah dengan telik sandi!

Mereka yang masuk pada golongan ini akan mampu menjabarkan bagaimana Amerika dan Yahudi adalah dalang dibalik reshufle kali ini secara gamblang. Analisa ini bukanlah main-main. Coba bayangkan, Mbak Sri Mulyani yang telah lama dididik dan dicuci otaknya di Amerika sana kini kembali duduk jadi menteri. Ini pertanda apa hah?

Intinya dunia ini penuh konspirasi, dan Jokowi sebagai begundal Asing, Aseng, Asung, Asong, dan Asoy pastilah terlibat dalam konspirasi besar menghalang-halangi kejayaan Islam.

Biasa-biasa saja

Reshufle itu apa sih?

Begitulah perkawanan saya terbelah akibat reshufle. Dan ketidaksamaan ini pastilah salah Jokowi. Saya kok jadi semakin yakin bahwa umat Islam akan terpecah menjadi 73 golongan, dan 4 diantaranya pecah karena penyikapan reshufle jilid II Om Jokowi! Masyaallah…

Comments(2)

  1. maria marisca sutikno
    27/07/2016
  2. 28/07/2016

Leave a Comment

Datasiana Reportasiana Swarasiana Translasiana
karangan bunga fadli zon
Meniru Hidup Hemat dan Sederhana dari Fadli Zon
jalan dan pahlawan
Mengenang Pahlawan dengan Nama Jalan
Jangan Bersedih
Jangan Bersedih, Ketawain Aja Keleus !
Usia 24 Bagi Seorang Perempuan
Yang Menyebalkan di Usia 24 Bagi Seorang Perempuan
Larangan Bersedih Bagi Jomblo di Republik Ngapak
Doa Pilihan untuk Jomblo
Lima Do’a Pilihan untuk Jomblo di Malam Takbiran
4 Gaya dalam Mencintai
4 gaya dalam mencintai yang Dilakukan Orang Modern ini
Lambang_PKI
Kebangkitan PKI, Diskusi, dan Musuh-musuh Imajiner Kita
Kesadaran magis
Dari Paradigma Reformasi ke Transformasi: Peta Kesadaran Freire
Renungan Calon Sarjana
Dari Bung Kris, untuk Calon Sarjana
sufi dan surga
Pesan dari Para Sufi tentang Amal Ibadah dan Surga
Malam Jum'at Sunnah Rasul
Malam Jum’at dan Sunnah Rasul bagi Jomblo
hijrah
Spirit Hijrah yang (bisa) Salah Arah
wanita zaman jahiliyah
Fakta Lain Seputar Derajat Wanita pada Zaman Jahiliyah dan Adab pada Keluarga Rasulallah
kegiatan temu pendidik
Inspirasi itu Mengalir dari Wadas Kelir
guru merdeka belajar
“ Mudik”, Merangkai Niat Baik dengan Semangat Kolaboratif
Pustaka Warga
Komunitas Literasi, Minat Baca, dan Kenapa Pustaka Warga