Skema Usaha Model Koperasi dan Peningkatan Kesejahteraan Sosial

Koperasi kesejahteraan

Koperasi bisa bikin riang

Bermodalkan masyarakat yang hidup bergotong-royong, usaha model Koperasi merupakan pilihan yang cocok untuk digunakan. Sebagai model usaha yang digunakan untuk mengembangkan perekonomian masyarakat baik di daerah maupun di kota sekaligus sarana untuk membangun serta meningkatkan kesejahteraan pada lingkungan tersebut.

Untuk itu saya membuat skema yang kira-kira akan jadi seperti ini:

Skema pengembangan koperasi

Skema pengembangan koperasi. By; Penulis

Penjelasannya, membangun kesadaran masyarakat untuk berkoperasi dengan memberikan wawasan perkoperasian dan melakukan kegiatan pendidikan perkoperasian (inti). Lalu mengadaptasi azas, nilai-nilai, dan prinsip-prinsip koperasi serta menanamkannya kepada masyarakat sehingga budaya yang ada di masyarakat dapat selaras dan sejalan dengan koperasinya. Terutama anggotanya dalam bermasyarakat tanpa merusak budaya yang sebelumnya sudah ada.

Langkah selanjutnya, membangun koperasi dengan berangkat dari kebutuhan anggotanya (masyarakat). Kemudian memetakan usaha-usaha yang dapat dijalankan oleh koperasi dan usaha-usaha apa saja yang sudah ada di masyarakat untuk secara perlahan bergabung menjadi koperasi. Jika sudah kita bisa mengintegrasikan usaha-usaha koperasi tersebut menjadi saling terhubung saling mendukung satu sama lainnya (kolaborasi). Setelah itu baru mengembangkan potensi-potensi (sumber daya alam dan kearifan lokal) yang ada di wilayah tersebut.

Untuk memperjelas, berikut contoh Roadmap pengembangan perekonomian masyarakat daerah:

Langkah ke 1

Membangun kesadaran masyarakat untuk menjalankan ekonomi kerakyatan (koperasi) yang berdasarkan undang-undang dengan partisipasi masyarakat (people base) sebagai pondasi utamanya. Bentuklah cara pandang membangun perekonomian bersama-sama (bersama-sama saling membangun) sehingga terbentuknya kolektifitas mindset (colaboration not competition). Hingga menjadi one vision & one mission dan sadar akan nilai-nilai dalam koperasi itu sendiri (share value) seperti self help, demokratis dan gotong-royong.

Langkah ke 2

Membangun koperasi dengan usaha-usaha yang berlatarbelakang kebutuhan-kebutuhan masyarakat khususnya anggota koperasi tersebut dengan saling terintegrasi dari satu usaha ke usaha lainnya.

Gambar Skema proses pengintegrasian

Gambar Skema proses pengintegrasian. Sumber; Penulis

Penjelasan :

Koperasi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan primer, sekunder, kebutuhan penunjang, dan kebutuhan pelengkap yang dibutuhkan oleh anggotanya. Sekaligus dalam menjalankan usaha-usaha koperasi tersebut adalah usaha yang dibangun usaha yang saling mendukung usaha lainnya mulai dari proses pengadaan, penyediaan, pemasaran, dan pendistribusian barang atau jasa dari usaha koperasi.

Langkah ke 3

Mengembangkan usaha-usaha koperasi yang mengacu pada potensi-potensi wilayah koperasi tersebut. Seperti memaksimalkan pemanfaatan (pengolahan, Pendistribusian, Pemasaran) sumber daya alam yang tersedia, mulai dari pariwisata, makanan khas, budaya dan pernak pernik (kearifan lokal) daerah tersebut.

Langkah ke 4

Mendirikan institusi pendidikan

Tujuannya untuk mengelola (menjaga) dan mengembangkan sumber daya manusia (masyarakat) koperasi. Agar menghasilkan kerja-kerja kreatif dan inovatif pada koperasinya, yang berfokus pada pengembangan skala usaha, peningkatan volume barang dan jasa, peningkatan kualitas barang dan jasa, memperluas jangkauan usaha, dan perluasan manfaat koperasi. Harus juga diimbangi pembangunan sarana institusi pendidikan perkoperasian sebagai lembaga riset dan pengembangan koperasi tersebut yang diperuntukkan kepada pengurus, pengawas, dan anggota koperasi pada khususnya serta masyarakat pada umumnya. Yang nantinya menjadi inti utama dari koperasi dan usaha koperasinya tersebut.

Langkah ke 5

Meningkatkan skala koperasi tersebut menjadi skala nasional yang saling terintegrasi dengan koperasi sejenis di bawah koordinasi pemerintah lewat kementerian koperasi. Sementara usaha kecil menengah didampingi oleh kementerian koordinator perekonomian sebagai jembatan penghubung bagi persaingan usaha lainnya selain koperasi di negara ini (Indonesia).

Langkah ke 6

Menyebarkan manfaat koperasi dengan masyarakat sekitar koperasi agar meningkatkan kesejahteraan sosial dengan bekerja sama dengan pemerintah maupun dengan program-program sosial dari koperasi tersebut.

Dengan demikian perekonomian dan kesejahteraan masyarakat akan terbangun dengan mandiri oleh masyarakat itu sendiri.

Bravo koperasi Indonesia. Dirgahayu kemerdekaan Indonesia yang ke-72

Bravo koperasi mahasiswa.

Leave a Comment

Datasiana Reportasiana Swarasiana Translasiana
Permasalahan Pangan Indonesia
Yang Perlu Dicatat Setelah Hari Pangan Berlalu dengan Kesunyian
Albert Camus
Pidato Kebudayaan Nobel Sastra Albert Camus
CPNS
Yang Tidak Bisa Diremehkan dari CPNS
Usia 24 Bagi Seorang Perempuan
Yang Menyebalkan di Usia 24 Bagi Seorang Perempuan
Larangan Bersedih Bagi Jomblo di Republik Ngapak
Doa Pilihan untuk Jomblo
Lima Do’a Pilihan untuk Jomblo di Malam Takbiran
4 Gaya dalam Mencintai
4 gaya dalam mencintai yang Dilakukan Orang Modern ini
Lambang_PKI
Kebangkitan PKI, Diskusi, dan Musuh-musuh Imajiner Kita
Kesadaran magis
Dari Paradigma Reformasi ke Transformasi: Peta Kesadaran Freire
Renungan Calon Sarjana
Dari Bung Kris, untuk Calon Sarjana
Malam Jum'at Sunnah Rasul
Malam Jum’at dan Sunnah Rasul bagi Jomblo
hijrah
Spirit Hijrah yang (bisa) Salah Arah
wanita zaman jahiliyah
Fakta Lain Seputar Derajat Wanita pada Zaman Jahiliyah dan Adab pada Keluarga Rasulallah
Terkuaknya Saracen
Terkuaknya Saracen dan Perintah Islam dalam Berhati-hati Menyikapi Berita