Perempuan Pejuang Pangan Asal Kebumen

Perempuan Pejuang Pangan.  Sri Rohani (kiri), perempuan yang tinggal di Desa Wirotraman, Kecamatan Mirit Kabupaten Kebumen ini belum lama dinobatkan sebagai Perempuan Pejuang Pangan. Penghargaan ini diberikan oleh Rimbawan Muda Indonesia (RMI) dalam ajang Female Food Hero (FFH) 2016 di Jakarta. 

Dalam acara tersebut, penghargaan juga diberikan kepada 7 peserta Video Maker yang sukses memfilmkan aktifitas petani. Satu dari tujuh peserta diantaranya berasal dari Kebumen. Dewi Nur Aeni, adalah salah satu pelajar yang terpilih dari banyaknya peserta. Ia mengungkapkan kegembiraannya. Pasalnya, jarang sekali ada forum acara seperti ini yang diikuti oleh pelajar seumurannya.

"Saya senang sekali, karena jarang sekali pelajar bisa terlibat dalam kegiatan seperti ini. Acara ini yang statusnya pelajar cuma 2 orang, saya (Kebumen) dan Faustin (Bogor)". Ungkap gadis pelajar SMKN 1 Kebumen itu.

Bagi Sri Rohayani, berbagi pengalaman melalui video menjadi pengalaman yang tak dapat dilupakan. Karena melalui video testimoni berdurasi 3 menit itu berhasil menghantarkan dirinya dinobatkan sebagai Perempuan Pejuang Pangan 2016.

"Saya sangat senang sekali bisa terlibat dalam kegiatan ini. Jadi tambah pengalaman". Ujar perempuan yang pernah ditendang oleh oknum TNI saat mengandung 5 bulan itu.

Penganugerahan Female Food hero dilaksanakan di Cafe Cikini pada Minggu, 16 Oktober 2016. Acara mulai pukul 12.00 WIB. Diskusi bersama 9 perempuan pejuang pangan, serta 6 video maker yang telah memfilemkan aktifitas pejuang pangan.

Keesokannya, para finalis diajak mengikuti Educational Trip ke Camp Hulu Cai Bogor yang diwarnai dengan kegiatan masak bersama, out bond, belajar video grafi bersama Dandy Laksono, serta program seputar pertanian. Sehabis makan malam, peserta dan perempuan pejuang pangan lainnya merayakan FFH 2016 dengan bakar jagung bersama. 

Berikut adalah nama-nama video maker terpilih dan perempuan pejuang pangan di acara FFH 2016 :

Perempuan Pejuang Pangan asal Kebumen

Sedangkan pemenang Perempuan Pejuang Pangan lewat skema "Menjemput Tokoh adalah Beatrix Rika dari Kabupaten Sikka dan Erna Leka dari Lampung.

 

esensiana.com

 

About The Author

2 Comments

  1. Agus Eka Haryanto Agus Progresif 20/10/2016 Reply
    • kangtoer 22/11/2016 Reply

Reply

Datasiana Reportasiana Swarasiana Translasiana
Menilik Perjalanan Secangkir Kopi
Sekuler, Akar Istilah dan Perdebatan-perdebatan yang Menyertainya
Memo untuk Washington
Syarat Menikah itu Ada Pasangan, Mblo!
Cara Mudah Move On dari Mantan yang Sudah Kadung Dicintai ala Sigmund Freud
Yang Menyebalkan di Usia 24 Bagi Seorang Perempuan
Larangan Bersedih Bagi Jomblo di Republik Ngapak
Kebangkitan PKI, Diskusi, dan Musuh-musuh Imajiner Kita
Dari Paradigma Reformasi ke Transformasi: Peta Kesadaran Freire
Dari Bung Kris, untuk Calon Sarjana
Pesan dari Para Sufi tentang Amal Ibadah dan Surga
Malam Jum’at dan Sunnah Rasul bagi Jomblo
Spirit Hijrah yang (bisa) Salah Arah
Fakta Lain Seputar Derajat Wanita pada Zaman Jahiliyah dan Adab pada Keluarga Rasulallah
Memo untuk Washington
Melihat Lebih Jernih Kehidupan Kelas Dua Kota Jakarta dengan Mata Jiwa
Inspirasi itu Mengalir dari Wadas Kelir
“ Mudik”, Merangkai Niat Baik dengan Semangat Kolaboratif