Yayasan Masyarakat Indonesia Sehat, Mahasiswa, dan Orang-orang Sehat yang “Menyehatkan”

Masyarakat Indonesia Sehat

Masyarakat Indonesia Sehat dan Orang-orang Sehat yang Menyehatkan

***

Jika dengan memperoleh pengetahuan malah merusak kesehatan kita, maka kita bekerja untuk hal yang tidak berguna”John Locke

Kesehatan dan pengetahuan, dalam beberapa hal, tidak bisa kita pertentangkan satu sama lain. Karena sungguh keduanya adalah karunia paling penting setelah Iman. Hanya saja, Jhon Locke, pada kutipan di atas, menganggap kesehatan lebih utama dibanding pengetahuan dan agaknya membuat kita musti setuju.

Tanpa kesehatan, orang paling pintar sekalipun hanyalah seonggok daging yang terbujur.

Kesehatan itu pulalah yang menjadi tonggak pembangunan sebuah bangsa—dalam hal ini berbarengan dengan pendidikan. Dengan generasi yang sehatlah sebuah bangsa—seperti Indonesia—dapat menata oreintasi pembangunan baik sumber daya manusia maupun infrastrukturnya.

Dengan semangat tersebut Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Farmasi Universitas Peradaban bekerja sama dengan Yayasan Masyarakat Indonesia Sehat menggelar kegiatan Mahasiswa Mendidik Sehat di beberapa sekolah di Jawa Tengah. Tepatnya di Kabupaten Brebes dan Kabupaten Banyumas.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia yang jatuh pada 7 April 2017. Dalam acara yang diikuti oleh sekitar 30 mahasiswa yang lolos rekruitmen nasional ini, para peserta mengedukasi siswa-siswi Sekolah Dasar tentang kesehatan sejak usia dini.

Yang menarik, proses edukasi dikemas dengan berbagai kegiatan yang menggugah minat anak. Salah satunya adalah sebuah permainan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mencerdaskan. Mereka mengajak anak-anak untuk bermain Langkah Sehat. Sebuah permainan yang secara konsep mirip ular tangga, tetapi telah dimodifikasi sedemikian rupa.

Untuk setiap langkah pengocokan dadu umpamanya, terdapat materi dan pertanyaan seputar kesehatan yang disampaikan oleh tim pemateri. Dalam permainan tersebut ada reward dan punishment bagi adik-adik yang salah menjawab pertanyaan. “Punishment yang diberikan juga yang mendidik, seperti memungut sampah yang ada di sekelilingnya, kemudian untuk membuangnya di tempat sampah yang telah disediakan” ungkap ketua pelaksana, Rengga Febriyanto, menjelaskan.

Kegiatan Mengajar Indonesia Sehat itu sendiri berlangsung marathon selama tiga hari sejak Jum’at (7/4) dan dilaksanakan di beberapa sekolah. Di antaranya SD N 3 Karangkemiri, Pekuncen dan SD N 2 Darmaji yang berada di daerah Kabupaten Banyumas. Sementara di daerah Kabupaten Brebes ada SD N 3 Kalierang, SD N 4 Kalierang, SD N 2 Bumiayu, SD N 3 Benda dan SD Islam Ta’alumullhuda.

Ketua Yayasan Masyarakat Indonesia Sehat, Lukman Hakim, S.Farm., Apt. Mengungkapkan  bahwa tanggungjawab orang yang sehat untuk menyebarkan kesehatan pada orang lain. Ia juga berpesan agar segenap elemen bangsa bersinergi dalam mengedukasi masyarakat terkait kesehatannya. “Kami mengajak seluruh element masyarakat, baik mahasiswa, guru, siswa dan semua element bangsa untuk mendidik sehat seluruh umat di dunia terutama bangsa Indonesia. Kami juga berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan sebatas seremonial semata oleh mahasiswa”.  Ujar suami dari Mega Kartika itu bersemangat.

“Dengan adanya kegiatan Mahasiwa Mendidik Sehat kami berharap bisa memberikan sedikit pengetahuan tentang kesehatan. Sehingga diharapkan para siswa dapat menerapkannya dikehidupan sehari-hari “ pungkasnya.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.